Warning: Missing argument 7 for generateURL(), called in /home/bisni345/public_html/widgets/widgetHeader/index.php on line 23 and defined in /home/bisni345/public_html/includes/function.php on line 180

Warning: Missing argument 8 for generateURL(), called in /home/bisni345/public_html/widgets/widgetHeader/index.php on line 23 and defined in /home/bisni345/public_html/includes/function.php on line 180

Warning: Missing argument 7 for generateURL(), called in /home/bisni345/public_html/widgets/widgetHeader/index.php on line 23 and defined in /home/bisni345/public_html/includes/function.php on line 180

Warning: Missing argument 8 for generateURL(), called in /home/bisni345/public_html/widgets/widgetHeader/index.php on line 23 and defined in /home/bisni345/public_html/includes/function.php on line 180

Warning: Missing argument 7 for generateURL(), called in /home/bisni345/public_html/widgets/widgetHeader/index.php on line 23 and defined in /home/bisni345/public_html/includes/function.php on line 180

Warning: Missing argument 8 for generateURL(), called in /home/bisni345/public_html/widgets/widgetHeader/index.php on line 23 and defined in /home/bisni345/public_html/includes/function.php on line 180

Warning: Missing argument 7 for generateURL(), called in /home/bisni345/public_html/widgets/widgetHeader/index.php on line 23 and defined in /home/bisni345/public_html/includes/function.php on line 180

Warning: Missing argument 8 for generateURL(), called in /home/bisni345/public_html/widgets/widgetHeader/index.php on line 23 and defined in /home/bisni345/public_html/includes/function.php on line 180

Latar Belakang SENPI 2016

  Tujuan dan Sasaran Narasumber Call For Papers Kontribusi dan Tanggal Penting Fasilitas

Indonesia memiliki kekayaan maritim dan potensi kelautan yang luar biasa besar. Dengan luas laut dan perairan yang mencapai 2/3 wilayah Indonesia, yakni sebesar 5,8 juta km2 dan panjang pantai sekitar 97 ribu km, tentu hal ini menggambarkan potensi sektor kelautan yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan. Banyak bisnis-bisnis potensial yang berbasis pada sumberdaya (resources based industry) dapat menjadi peluang, seperti industri kelautan, perikanan, pariwisata, industri olahan, industri jasa kelautan dan industri lainnya yang ramah lingkungan. 

Saat ini Indonesia tengah menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dampak terciptanya MEA adalah pasar bebas di bidang permodalan, barang dan jasa, serta tenaga kerja. Peran srategis indonesia sebagai negara ke tiga dalam perjanjian internasional terkhusus lagi dalam proses perdagangan internasional di tengah derasnya arus Globalisasi Ekonomi ialah sebagai pemasok kebutuhan-kebutuhan luar negeri yang berkaitan dan berhubungan dengan sumber daya hayati karena modal terbesar bangsa indonesia adalah modal alam yang luar biasa. Seperti halnya maritim Indonesia yang yang sangat potensial untuk dikembangkan.

Daya saing merupakan salah satu kriteria yang menentukan keberhasilan suatu negara dalam perdagangan internasional. Menurut IMD World Competitiveness Yearbook (WCY), posisi daya saing Indonesia menurun ke posisi 60 pada tahun 2006. Hal ini tentunya merupakan tantangan bagi kita semua untuk dapat meningkatkan posisi daya saing bangsa Indonesia dalam rangka menghadapi perdagangan internasional. Maka dari itu Seminar Nasional Perdagangan Internasional (SENPI) 2.0 kali ini mengambil tema “Pengembangan Potensi Maritim Dalam Perdagangan Internasional Untuk Menunjang Daya Saing Bangsa”

 

Visi

Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Vokasi Terdepan Penghasil Lulusan Profesional Berdaya saing Internasional Pada tahun 2025

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan vokasi yang dapat diakses secara merata dan berkesetaraan bagi masyarakat
  2. Menyelenggarakan pendidikan bidang vokasi yang berkarakter kebangsaan dengan standar mutu nasional dan regional Asia-Pasifik
  3. Melaksanakan penelitian bertaraf internasional pada bidang keilmuan dan teknologi terapan
  4. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berlandaskan pada penerapan keilmuan dan teknologi
  5. Menyelenggarakan kerjasama di kawasan regional aspac
  6. Mengembangkan sistem tata kelola yang inovatif, transparan, dan akuntabel didukung oleh sumber-sumber daya yang bertaraf internasional
  7. Membangun keunggulan lembaga yang  berorientasi pada kepariwisataan