D3 Administrasi Bisnis

Program Studi D3 Administrasi Bisnis, Jurusan Administrasi Niaga merupakan salah satu yang terbaik dimiliki oleh Politeknik Negeri Bali. Hal ini terbukti dengan nilai peringkat  akreditasi A (sangat baik) dari BAN-PT sejak tahun 2005.

Sebagai program studi yang profesional, prodi D3 Administrasi Bisnis menempatkan visi dan misinya sebagai berikut:

VISI

"Menjadi program studi vokasi administrasi bisnis yang unggul dalam menghasilkan lulusan yang berstandar internasional pada tahun 2025"

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan vokasi pada bidang administrasi bisnis yang berjiwa kewirausahaan dengan standar mutu nasional dan internasional
  2. Mengembangkan sumber daya manusia berbasis kompetensi yang menjunjung tinggi etika profesi di bidang administrasi bisnis sesuai tuntutan dunia global

  3. Melaksanakan penelitian dan pengembangan terapan serta pengabdian kepada masyarakat dibidang administrasi bisnis melalui kerjasama institusi pemerintah dan  swasta pada tingkat nasional dan internasional

TUJUAN

  1. Menghasilkan lulusan ahli madya yang unggul dibidang administrasi bisnis dengan jiwa kewirausaahan yang berstandar nasional dan internasional
  2. Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan beretika dibidang administrasi bisnis sesuai tuntutan dunia global
  3. Menghasilkan penelitian dan pengabdian yang melibatkan dosen, mahasiswa, institusi pemerintah, swasta dan masyarakat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan pada bidang administrasi bisnis

SASARAN

  1. Menjadi salah satu pusat pendidikan dan pelatihan professional vocational berjenjang D3 pada bidang administrasi bisnis lima tahun ke depan dalam upaya mengangkat citra lembaga di mata industri..

    Strategi:

    -    Menjalin kerjasama dengan pihak industri, lembaga sertifikasi profesi dan institusi terkait lainnya.

    -    Memperkuat posisi Prodi D3 Administrasi Bisnis dengan membangun citra yang positif di masyarakat.

    -    Meningkatkan kualitas proses belajar mengajar agar lulusan memperoleh pekerjaan dalam jangka waktu yang singkat setelah lulus.
  2. Tiga puluh persen (30 %) tenaga pengajar diharapkan telah menyandang gelar jenjang pendidikan doktor (S3) pada akhir tahun kelima (2019).

    Strategi:

    - Mendorong dan memberi kemudahan dosen untuk studi lanjut ke program doktoral
  3. Setiap tenaga pengajar minimal harus memiliki satu penelitian dalam satu tahun untuk memperkaya khasanah proses belajar mengajar yang bermanfaat bagi mahasiswa dan industri.

    Strategi:

    -   Mengadakan workshop penulisan proposal penelitian yang berskala nasional.

    -   Mengadakan workshop metodologi penelitian.

    -   Memberdayakan forum penelitian prodi sebagai inkubator ide-ide penelitian

    -   Mencari sumber-sumber dana penelitian selain dana rutin P3M
  4. Setiap tenaga pengajar minimal harus memiliki satu artikel dimuat di dalam jurnal nasional terakreditasi dalam satu tahun.

    Strategi:

    -  Mengadakan workshop penulisan artikel ilmiah di jurnal.
  5. Setiap tenaga pengajar minimal sekali pernah menyajikan paper/tulisan ilmiah minimal di tingkat nasional dalam satu tahun.

    Strategi:

    -    Menyelenggarakan workshop mengenai cara presentasi yang baik.

    -    Menyelenggarakan workshop public speaking dan grooming.
  6. Tiga puluh persen (30%) tenaga pengajar diharapkan menyajikan perkuliahan dalam Bahasa Inggris pada akhir tahun kelima (2019).

            Strategi:

    -    Menyelenggarakan pelatihan Bahasa Inggris bagi dosen.

    -    Menyelenggarakan pelatihan membuat presentasi yang menarik dalam Bahasa Inggris.

    -    Menyelenggarakan workshop pembuatan simulasi matakuliah dalam Bahasa Inggris.

     

  7. Minimal 20% dari lulusan harus memiliki bekal keterampilan kewirausahaan yang memadai dan menjalankan usaha setiap tahunnya (mulai tahun 2016).

    Strategi:

    -    Peningkatan jiwa entrepreneurship mahasiswa melalui kegiatan praktik kewirausahaan, business development dan MICE.

    -    Mendatangkan pembicara tamu (praktisi) untuk membagi pengalaman dan kiat-kiat mengelola bisnis berskala internasional.
  8. Lulusan harus mampu memperoleh nilai TOEFL minimal 450 (mulai tahun 2016).

    Strategi:

    -    Mengaktifkan kegiatan English Day

    -    Pelatihan ujian TOEFL bagi mahasiswa

    -    Melengkapi manual, sarana dan prasarana Laboratorium Bahasa

Visi

Menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi Vokasi Terdepan Penghasil Lulusan Profesional Berdaya saing Internasional Pada tahun 2025

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan vokasi yang dapat diakses secara merata dan berkesetaraan bagi masyarakat
  2. Menyelenggarakan pendidikan bidang vokasi yang berkarakter kebangsaan dengan standar mutu nasional dan regional Asia-Pasifik
  3. Melaksanakan penelitian bertaraf internasional pada bidang keilmuan dan teknologi terapan
  4. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang berlandaskan pada penerapan keilmuan dan teknologi
  5. Menyelenggarakan kerjasama di kawasan regional aspac
  6. Mengembangkan sistem tata kelola yang inovatif, transparan, dan akuntabel didukung oleh sumber-sumber daya yang bertaraf internasional
  7. Membangun keunggulan lembaga yang  berorientasi pada kepariwisataan